8 December 2007

Nge-Genk? Masih jaman ya?

Filed under: Gejolak Kawula Muda

-Sudut pandang mantan penganut Genk-isme-
Pertama kali terlintas pemikiran untuk memposting materi ini, saia ngakak juga, mengingat betapa "umbelen" nya saia dulu ketika masih SMP.
Genk adalah Hal yang utama!
Gak punya Genk= Kuper
Hihihihi…
Kalo gak salah, nama Genk yang saia buat dulu.."SURF", Apa lagi ya? "Karateka Imut", hmhm…terus..itu lo…"Ijo Lumut" sampe "Buronan Cantik" juga ada….(Ngaco!).
Pokoknya banyak bangeeet…sampai lupa..
Berhubung, semakin dewasa, saia semakin hidup soliter bukan Game Kartu yang ada di PC Lo ya…Itu lo..artinya kalo gal salah..Hidup sendirian, independent…semacam itulah..hehe
Karena, kita jadi bebas dan bisa mengeksplor diri kita secara maksimal, tanpa ada intimadasi pihak manapun.
Tapi, jauh dari kata Sombong dan Kuper lo..kita malah ‘welcome’ pada siapapun yang memang ingin berteman dengan kita. Gak hanya itu-itu aja.
Kapan berkembangnya?
Kalo kita tetap aja dalam komunitas yang sama dan melakukan hal rutin yang gak jauh beda dari waktu ke waktu?
Waduuuh..
Malah hidup ini kayak gak ada tantangannya!

-Definisi Nge-Genk ala Ex Genkster jejadian ini…-


NgeGenk, secara Harfiah…(Aduh, apanya "Rafiah"? sih ini?) Artinya, berkelompok dengan orang-orang tertentu (Tapi bisa juga denganM, Kambing, Rusa, dan lain-lain, tergantung penganut aliran mana…) dan menciptakan sebuah komunitas baru yang dilandasi atau tidak dengan aturan-aturan.
Nge-Genk bisa bermakna positif yang sekedar ‘Have Fun’ atawa Hang Out bareng sih…tapi, bisa juga lebih Radikal dengan menggelar aksi-aksi Anarkis semacam kebut-kebutan (Genk Motor), Mabok-Mabokkan (Genk Gak Bener), Sampai main jarah Istri Orang (Genk Bujangan putus asa). YAng pasti….Mereka merasa tertarik untuk melakukan aktifitas hanya dengan kelompoknya sendiri. Dan jadi semacam ALIEN ketika terpisah dari koloni.

-Nge-Genk, Jembatan Pencarian Jati Diri-
Kenapa saia bilang orang yang merasa nyaman dengan hidup berkoloni semacam itu adalah ‘chickens’? hehehe, maksudnya penakut. Dengan kata lain, Nge-Genk sama artinya membunuh jiwa ‘adventorous’ dan menurunkan kecerdasan.
Lho kok?! Nge-Genk bisa bikin bodo?
Emang bener??
Yup, saia pernah baca disuatu majalah, bahwa, otak juga sama kayak otot. Perlu dilatih,dan diasah. Salah satu latihan otak adalah ‘jadikan dirimu selalu merasa tertantang‘.
Tapi, dengan hidup berkoloni dan menganggap dunia cuma sebatas pandangan  mata, kita jadi berpikiran pendek dan maunya  terus-terusan mengandalkan teman seperjuangan supaya membantu kita lepas dari masalah pelik kehidupan.
Padahal hidup itu kejam!
Masa mau selamanya bergantung pada mereka? Gak mungkin dong!
Nah, darisinilah, rasa dependensi alias ketergantungan sangatlah memengaruhi keabnormalan perkembangan mental sosial kita.
Asal tau saja, Biasanya, para Genkster adalah orang-orang yang sedang mencari jati diri. Siapa dan apa mereka, masih dipertanyakan. Kesalahannya, kalo Genk tadi beneran RUSAK..Maka, Jati diri yang tergali malah yang negatif saja.
Lebih baik, carilah sahabat…satu saja! daripada NgeGenk gak jelas yang hanya membuat jiwamu tertekan oleh intimidasi-intimidasi dari anggota lainnya.

-Nge-Genk= Gak keren-
Setelah membahas Genk-Genk serem seperti Genk Motor dan Genk Bujangan putus asa (Hehehe) diatas. Ada juga lo Genk yang anggotanya biasanya cewek-cewek cantik yang merasa mereka itu ‘Dewi-Dewi Di Sekolah’. Alhasil, lahirnya Genk yang biasanya disebut  ‘Trendsetter’.
Genk ini, lebih melirik ke perkembangan Fashion yang sedang ‘Hip’ dan belum ada yang seorangpun diluar Genk mereka yang meyadarinya..Mungkin, kalo orang itu adalah saia, lyah, tentu aja lebih sibuk ngurusin Upik daripada baca majalah Fashion, jadi ya, begini…Kuper.Hehehhe..Biasanya juga, mereka menamai diri mereka ‘Genk Cantik‘, ‘Jutek-Jelita’ dan semacamnya, pokoknya yang berpotensi menimbulkan sindrom ‘muntah bersama’ secara tiba-tiba.
Cara mengenali eksistensi Genk the ‘IT‘ Girl di sekolah-sekolah/ kampus tuh, mereka adalah kumpulan para kebo gadis yang cantik, punya kelebihan, entah berat badan, tahi lalat dan semacamya. dan selalu terlihat mencolok dengan Make Up ala tente-tente, maupun baju ‘fakir miskin’ yang minim bahan. Serta, yang paling utama,mereka selalu punya bahasa ’slank’ sendiri yang bahkan Alien pun gak paham.
Hal ini menunjukkan bahwa mereka itu Unik dan Cantik..(Huekks…Byooor-sindrom muntah bersama- mulai menjangkit!).
Dan, jeleknya lagi, mereka hobi banget ‘kembaran’ entah baju, sepatu, bando dan atribut lainnya, pokoknya merupakan ‘trademark’ genk tersebut deh.
Contohnya, Genk Lolipop..(Serius, beneran ada di sekolah saia!) Kemana-mana bawa lolipop, jadi persis macam kumpulan bayi abg yang gak takut giginya gigis dimakan gula-gula..hiiiy.
Ada juga Genk yang memakai baju kembaran. bahkan, aksesori semacam gelang, kalung, de-el-el juga harus serupa!
Maksudnya apa?
Bukannya terlihat kompak malah norak!
Nah, terbukti kan kalo Nge-Genk itu gak bisa membuat kita mengeksplor dan mengekspresikan diri semaksimal mungkin.
Karena ya itu tadi..
Dituntut menaati seabrek peraturan ’spontan’ yang disepakati bersama!

-Emang, sahabatan enak..!Apalagi kalo..sama-sama suka-
Hihihi, jadi niru slogannya T*ngo wafer  nih…bener banget.
Arti sahabat lebih luas.
Dia adalah individu, bukan suatu komunitas gak jelas yang membuat intimidasi/ doktrin tertentu akan manifestonya.
Jadi, punya sahabat satu..saja, artinya, kamu sudah boleh berbangga dan optimmis bahwa gak ada yang bisa menghalangi lagkah suksesmu esok.
Sahabat yang saia katakan adalah mereka yang benar-benar tulus. menghargai kita, Menyayangi dan gak takut mengkritik apapun kesalahan kita, karena mereka tau, lebih baik sakit sekarang daripada terus-terusan melakukan kesalahan yang bisa berakibat fatal di masa depan.
Dan, bukan seseorang yang membuatmu berpikir, "Sahabat? Baik? tergantung…Sahabatku dulu berkhianat kok!"
Dia itu bukan sahabat. Hanya teman yang numpang lengket menemanimu beberapa saat sampai dia mencari yang dia inginkan, dan meniggalkanmu.
Percayalah, sahabat itu benar-benar ada!
Dia bukan Liliput, Unicorn, apalagi Dewa!

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://edan.blogsome.com/2007/12/08/nge-genk-masih-jaman-ya/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ian Main