8 December 2007

Sampah seharga 20 Dollar/ ton

Filed under: Yuk Jadi Pahlawan!

Saia baru aja mendengar kabar diatas di berita tadi pagi.
Ternyata, efek dari pembakaran sampah yang menumpuk di TPS juga berbahaya!emoticon
Kenapa?
Karena, pembakaran tidak sempurna melepaskan CO yang akhirnya berperan besar dalam Global Warming (Dedengkot Penyebab Efek Rumah Kaca).
Nah, cara pembakaran sampah yang di lakukan di Nusa Dua Bali tergolong unik, dan mungkin hal serupa juga dilakukan di wilayah lain, yang saia belum tau, maklum..hehe, jarang nonton tipi.

Pembakarannya dilakukan di dalam tanah (Di timbun) dan diberi suatu Pipa besar yang menghubungkan ke suatu tempat dimana tempat tersebut nantinya akan dipergunakan sebagai penyimpanan Gas Metan yang dihasilkan.
Dan, Tiap Ton gas Metan, dijual ke Pasar Modal (Skala Internasional) yang meraup 20 dollar per tonnya..
Wah, keren juga nih..emoticon
Bayangkan, seberapa ‘Kemproh’nya kita, berarti, sampah yang dihasilkan melimpah ruah, dan…..dengan kata lain, Negara kita bisa jadi kaya hanya dengan jualan sampah!

Hm, bagaimana?
Tertarik mewujudkan hal tersebut di TPS terdekat?
Dan, hasilkan puluhan, bahkan ratusan dollar dari sampah yang sudah dibakar tadi!

Shei, berbagai sumber

Global Warming, Kerusakan Lingkungan..Dosa Kita bersama

Filed under: Yuk Jadi Pahlawan!


Inalilahi wa inalillahi raji’un..
Telah berpulang ke Rahmatullah Udara sehat dan sejuk yang dapat membuat orang bersyukur bisa hidup di dunia ini. Lalu, marilah kita ungkapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya pada Hijau hutan dan rindangnya pepohonan penyuplai Oksigen utama dari muka bumi ini. Tak lupa, bacakan Al-Fatihah teruntuk alam kita yang semakin merana dan kehilangan jati diri sebagai ‘tempat tinggal dan pengayom’ makhluk hidup lainnya di dunia.

Alam akan mencapai ambang batasnya…
Akibat yang ditimbulkan antara lain:

- Memanasnya Bumi bagian Utara (Northern Hemisphere) yang mengakibatkan Es-es di kutub mencair..
(Hukz…Mumble….bakal kelelep, koe nak..!)

- Daratan mengecil akibat Air laut yang semakin naik ke permukaan dan menjajah lahan kediaman kita.

- Suhu panas rata-rata ditiap Negara meningkat. Hal ini dapat juga disiyalir dari dampak Emisi Kendaraan bermotor dan Gas-gas lain yang membentuk payung penahan panas sinar matahari. (Efek Rumah Kaca). Sehingga, Sinar/ Kalor yang masuk kebumi tidak kembali ke Atmosfir, tapi memantul lagi ke bumi dan tidak bisa keluar, karena adanya Payung Gas yang tak Ramah Lingkungan tadi.
Lama-lama, panas di permukaan bumi akan  meningkat dan membahayakan kesehatan makhluk hidup lainnya.

Dan banyak lagi akibatnya yang gak asyik kalo disebutkan satu persatu. (Hehehe…tunggu saja tanggal mainnya!)

(more…)

Trackback

Filed under: Iseng Ajah..

Bagi yang gak mau komen di artikel saia, tolong tinggalkan Link disini dan Sim salabim……

Saia akan berkunjung balik…

trims ya kawan!emoticon

 

 

Shei 

Nge-Genk? Masih jaman ya?

Filed under: Gejolak Kawula Muda

-Sudut pandang mantan penganut Genk-isme-
Pertama kali terlintas pemikiran untuk memposting materi ini, saia ngakak juga, mengingat betapa "umbelen" nya saia dulu ketika masih SMP.
Genk adalah Hal yang utama!
Gak punya Genk= Kuper
Hihihihi…
Kalo gak salah, nama Genk yang saia buat dulu.."SURF", Apa lagi ya? "Karateka Imut", hmhm…terus..itu lo…"Ijo Lumut" sampe "Buronan Cantik" juga ada….(Ngaco!).
Pokoknya banyak bangeeet…sampai lupa..
Berhubung, semakin dewasa, saia semakin hidup soliter bukan Game Kartu yang ada di PC Lo ya…Itu lo..artinya kalo gal salah..Hidup sendirian, independent…semacam itulah..hehe
Karena, kita jadi bebas dan bisa mengeksplor diri kita secara maksimal, tanpa ada intimadasi pihak manapun.
Tapi, jauh dari kata Sombong dan Kuper lo..kita malah ‘welcome’ pada siapapun yang memang ingin berteman dengan kita. Gak hanya itu-itu aja.
Kapan berkembangnya?
Kalo kita tetap aja dalam komunitas yang sama dan melakukan hal rutin yang gak jauh beda dari waktu ke waktu?
Waduuuh..
Malah hidup ini kayak gak ada tantangannya!

-Definisi Nge-Genk ala Ex Genkster jejadian ini…-

(more…)

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ian Main